https://al-hanun.unikhams.ac.id/index.php/files/issue/feedAl Hanun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2025-12-02T07:50:25+00:00Dr. Nurul Anam, S.Pd.I, M.Pd.nurul.anam86@gmail.comOpen Journal SystemsAl Hanun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://al-hanun.unikhams.ac.id/index.php/files/article/view/9Pemberdayaan Komunitas Siswa Sekolah Dasar melalui Program Anti-Perundungan dalam Menciptakan Lingkungan Ramah Anak2025-10-13T04:08:55+00:00Syaiful Rizalsyaifulrizaljember16@gmail.comAsmad Hanisyiasmadhanisy@gmail.comZainal Arifinripinzai15@gmail.comMuhammad Ainul Yaqinayaqin28@gmail.comDwi Juli Priyonodwikjuli17@gmail.comUmi Rosyidahumirosyidah0921@gmail.com<p>Pemberdayaan Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kualitas komunitas sekolah di SDN 02 Serut Panti Jember melalui program pendidikan anti-bullying dengan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Penelitian dilakukan melalui lima tahap utama: Define, Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Pada tahap Define, dilakukan penentuan topik, penetapan komunitas dampingan, serta kesepakatan kerja sama. Tahap Discovery mengidentifikasi aset-aset sekolah, seperti sumber daya manusia, fasilitas, dan dukungan masyarakat. Tahap Dream memformulasikan visi bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Tahap Design menyusun rencana strategis berbasis aset yang dimiliki untuk mengimplementasikan pendidikan anti-bullying, meliputi pelatihan guru, penyusunan modul, dan kegiatan siswa. Tahap Destiny merealisasikan program serta membangun keberlanjutan melalui evaluasi dan penguatan kapasitas komunitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga sekolah terhadap pencegahan bullying, terbentuknya tim pendamping internal, serta tersusunnya kebijakan sekolah yang mendukung lingkungan belajar bebas perundungan. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam memberdayakan sekolah melalui optimalisasi aset yang ada, meningkatkan kolaborasi internal dan eksternal, serta membangun komitmen bersama untuk keberlanjutan program.</p>2025-07-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Syaiful Rizal, Asmad Hanisyi, Zainal Arifin, Muhammad Ainul Yaqin, Dwi Juli Priyono, Umi Rosyidahhttps://al-hanun.unikhams.ac.id/index.php/files/article/view/10Pemberdayaan Komunitas Ibu dalam Pencegahan Stunting bagi Anak Melalui Edukasi dan Pemanfaatan Daun Kelor2025-10-13T04:18:17+00:00Titin Mariatul Qiptiyahtitinmariatulqiptiyah16@gmail.comWahyu Amaliafahlevyrieza@gmail.comIvatu Sofiaifatussofifah@gmail.comFarhad Rieza Fahlefiafkirarara@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pemberdayaan Komunitas Ibu Desa Serut Panti Jember melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan pada Juni–Agustus 2024 dengan lima tahapan utama: Define, Discovery, Dream, Design, dan Deliver/Destiny, dilengkapi dengan tahap Controlling/Evaluating. Pada tahap Define, ditetapkan topik pengembangan komunitas menuju lembaga berkualitas melalui pendidikan anti stunting. Tahap Discovery mengidentifikasi potensi lokal berupa daun kelor dan perlunya peningkatan keterampilan pengolahannya. Tahap Dream menyepakati tiga tujuan, yaitu peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi penerapan anti stunting. Tahap Design menghasilkan rancangan seminar pencegahan stunting dan pendampingan pembuatan puding daun kelor. Tahap Deliver/Destiny melaksanakan kegiatan selama 50 hari dengan frekuensi tiga kali per minggu. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman gizi dan keterampilan olahan daun kelor, serta terbentuk kebiasaan sadar gizi di kalangan anggota komunitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode ABCD efektif dalam mengoptimalkan potensi lokal untuk mendukung program kesehatan masyarakat.</p>2025-07-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Titin Mariatul Qiptiyah, Wahyu Amalia, Ivatu Sofia, Farhad Rieza Fahlefihttps://al-hanun.unikhams.ac.id/index.php/files/article/view/13Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kajian Kitab Untuk Menumbuhkan Nilai Moderasi Beragama Dan Ahlak 2025-10-30T13:18:10+00:00Fauzifauzieealfarizy@gmail.comYuli Astutikyuliastutik@unsuri.ac.id<p><span style="font-weight: 400;">Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui penguatan kajian kitab klasik (</span><em><span style="font-weight: 400;">turats</span></em><span style="font-weight: 400;">) sebagai sarana menumbuhkan nilai-nilai moderasi beragama dan akhlak mulia. Pendekatan yang digunakan adalah </span><em><span style="font-weight: 400;">Asset-Based Community Development</span></em><span style="font-weight: 400;"> (ABCD), yang menitikberatkan pada pemanfaatan potensi dan aset lokal seperti masjid, tokoh agama, dan tradisi pengajian masyarakat. Program ini dilaksanakan di Desa Geger, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini mengintegrasikan kajian kitab klasik seperti </span><em><span style="font-weight: 400;">Nashaih al-‘Ibad</span></em><span style="font-weight: 400;"> karya Syaikh Nawawi al-Bantani dan </span><em><span style="font-weight: 400;">Al-Hikam</span></em><span style="font-weight: 400;"> karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari, dengan tema-tema aktual seperti toleransi, keadilan sosial, dan etika bermedia digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep moderasi beragama, perubahan perilaku sosial yang lebih inklusif dan harmonis, serta optimalisasi aset keagamaan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Melalui kegiatan ini, masjid dan tokoh agama lokal berperan strategis dalam membentuk masyarakat yang berakhlak, toleran, dan berorientasi pada nilai-nilai Islam yang </span><em><span style="font-weight: 400;">rahmatan lil ‘alamin</span></em><span style="font-weight: 400;">.</span></p>2025-07-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Fauzi -, Yuli Astutikhttps://al-hanun.unikhams.ac.id/index.php/files/article/view/15Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Berbasis Pemanfaatan Keaarifan Lokal Melalui Diversifikasi Produk Pisang Ijo Subsitusi Daun Kelor di Pulau Sabutung Kabupaten Pangkep2025-11-21T13:28:42+00:00Ratnawati Tratnawati.t@unm.ac.idSlamet Widodoslamet.widodo@unm.ac.idSyamsidah Syamsidahsyamsidah@unm.ac.idMuliani Mulianimuliani@unm.ac.idAnwar Lubisanwar.lubis@unm.ac.id<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga di Pulau Sabutung, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep melalui pelatihan pembuatan pisang ijo substitusi daun kelor. Masyarakat di Pulau Sabutung memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan pangan, khususnya dalam memanfaatkan sumber daya lokal seperti daun kelor. Metode pelatihan terdiri dari ceramah (25%) dan praktik/demonstrasi (75%) yang mencakup materi tentang produksi, manajemen pemasaran, serta sosialisasi manfaat dan nilai gizi daun kelor. Pelatihan diikuti oleh 12 orang peserta ibu rumah tangga yang dengan serius mengikuti seluruh tahapan kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam membuat pisang ijo substitusi daun kelor, memahami pemilihan bahan baku, penggunaan peralatan yang tepat, serta strategi pemasaran produk. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal di Pulau Sabutung.</p>2025-11-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ratnawati T, Slamet Widodo, Syamsidah Syamsidah, Muliani Muliani, Anwar Lubishttps://al-hanun.unikhams.ac.id/index.php/files/article/view/14Pendampingan Anak Autis melalui Program Sekolah Semu Sebagai Upaya Mewujudkan Pendidikan Inklusif di Yayasan Autis Mutiara Hati Surabaya2025-12-02T07:50:25+00:00Ansori ansoriansoriansori251@gmail.comAmelya Bintan Christian Diniamlybintan@gmail.comBalqis Az Zahrabalqisazzahra0115@gmail.comLucky Abrorryluckyabrory_fpk@uinsa.ac.idAnita Mauliyahanitamauliyah@gmail.com<p>Program “Pendampingan Anak Autis melalui Program Sekolah Semu sebagai Upaya Mewujudkan Pendidikan Inklusif di Yayasan Autis Mutiara Hati Surabaya” dilaksanakan untuk memberikan layanan pendidikan alternatif yang adaptif bagi anak dengan <em>Autism Spectrum Disorder</em> (ASD). Program ini menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang melibatkan guru, mahasiswa, dan relawan sebagai mitra aktif dalam seluruh proses kegiatan. Melalui tahapan PAR, dimulai dari observasi awal, ditemukan bahwa anak-anak autis membutuhkan dukungan dalam stimulasi sensorik, komunikasi sosial, serta keterampilan akademik dasar. Temuan ini menjadi landasan penyusunan rencana program Sekolah Semu yang berfokus pada pembelajaran yang menyenangkan, terstruktur, dan sensitif terhadap kebutuhan individu anak. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari dengan berbagai aktivitas, seperti pengetahuan umum, berhitung, permainan kooperatif, kreativitas, storytelling, serta sesi regulasi emosi melalui seni dan gerak. Kegiatan storytelling dengan media boneka dan teknik ekspresif terbukti membantu meningkatkan fokus, imajinasi, dan keberanian anak dalam berinteraksi. Selain itu, aktivitas permainan dan kerja kelompok menunjukkan peningkatan partisipasi serta hubungan sosial antara anak dan pendamping. Penerapan prinsip-prinsip pembelajaran inklusif dan modifikasi perilaku sederhana turut membuka ruang bagi siswa untuk menunjukkan minat dan kemampuan mereka secara lebih alami. Tahap analisis dan refleksi menunjukkan bahwa kegiatan Sekolah Semu memberikan dampak positif tidak hanya pada perkembangan anak, tetapi juga pada pemahaman pendidik mengenai praktik pendidikan inklusif. Program ini mendorong kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan relawan, sekaligus memperlihatkan bahwa strategi yang tepat dapat membantu anak autis memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Indikator keberhasilan kegiatan tercapai melalui keterlibatan aktif peserta, kesesuaian materi dengan kebutuhan anak, dan terlaksananya kegiatan secara optimal.</p>2025-12-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ansori ansori, Amelya Bintan Christian Dini, Balqis Az Zahra, Lucky Abrori, Anita Mauliyah