Pemberdayaan Komunitas Ibu dalam Pencegahan Stunting bagi Anak Melalui Edukasi dan Pemanfaatan Daun Kelor
DOI:
https://doi.org/10.53515/alhanun.v1i2.10Keywords:
Pemberdayaan, Edukasi, stunting, Daun KelorAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pemberdayaan Komunitas Ibu Desa Serut Panti Jember melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan pada Juni–Agustus 2024 dengan lima tahapan utama: Define, Discovery, Dream, Design, dan Deliver/Destiny, dilengkapi dengan tahap Controlling/Evaluating. Pada tahap Define, ditetapkan topik pengembangan komunitas menuju lembaga berkualitas melalui pendidikan anti stunting. Tahap Discovery mengidentifikasi potensi lokal berupa daun kelor dan perlunya peningkatan keterampilan pengolahannya. Tahap Dream menyepakati tiga tujuan, yaitu peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi penerapan anti stunting. Tahap Design menghasilkan rancangan seminar pencegahan stunting dan pendampingan pembuatan puding daun kelor. Tahap Deliver/Destiny melaksanakan kegiatan selama 50 hari dengan frekuensi tiga kali per minggu. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman gizi dan keterampilan olahan daun kelor, serta terbentuk kebiasaan sadar gizi di kalangan anggota komunitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode ABCD efektif dalam mengoptimalkan potensi lokal untuk mendukung program kesehatan masyarakat.



