Pemberdayaan Komunitas Siswa Sekolah Dasar melalui Program Anti-Perundungan dalam Menciptakan Lingkungan Ramah Anak
DOI:
https://doi.org/10.53515/alhanun.v1i2.9Keywords:
Pendidikan, anti-bullying, Lingkungan, Ramah AnakAbstract
Pemberdayaan Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kualitas komunitas sekolah di SDN 02 Serut Panti Jember melalui program pendidikan anti-bullying dengan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Penelitian dilakukan melalui lima tahap utama: Define, Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Pada tahap Define, dilakukan penentuan topik, penetapan komunitas dampingan, serta kesepakatan kerja sama. Tahap Discovery mengidentifikasi aset-aset sekolah, seperti sumber daya manusia, fasilitas, dan dukungan masyarakat. Tahap Dream memformulasikan visi bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Tahap Design menyusun rencana strategis berbasis aset yang dimiliki untuk mengimplementasikan pendidikan anti-bullying, meliputi pelatihan guru, penyusunan modul, dan kegiatan siswa. Tahap Destiny merealisasikan program serta membangun keberlanjutan melalui evaluasi dan penguatan kapasitas komunitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga sekolah terhadap pencegahan bullying, terbentuknya tim pendamping internal, serta tersusunnya kebijakan sekolah yang mendukung lingkungan belajar bebas perundungan. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam memberdayakan sekolah melalui optimalisasi aset yang ada, meningkatkan kolaborasi internal dan eksternal, serta membangun komitmen bersama untuk keberlanjutan program.



